MENGISI SISA UMUR AGAR BAROKAH DI SISI ALLAH SWT

MENGISI SISA UMUR AGAR BAROKAH DI SISI ALLAH SWT

Setiap orang memiliki waktu yang sama, 24 jam sehari. Akan tetapi, kenapa hasilnya bisa berbeda-beda/ ada yang usahanya sangat beruntung dan ada pula yang merugi. Ada yang mengatakan, jika kita ingin melihat orang yang merugi maka lihatlah orang-orang yang meiliki modal waktu, tenaga, dan kemampuan lainnya tetapi menghambur-hamburkannya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa satu-satunya yang tidak bisa direm adalah waktu. Setiap orang punya jatah yang sama. Orang yang nilainya baik dan tidak baik di sekolah/dikampus atau pun dalam pekerjaannya, sebenarnya memiliki kesempatan belajar yang sama. Sebab waktu yang dimiliki pun sama yaitu 24 jam. Semuanya tergantung pada kemapuan mengatur waktu.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal solih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” QS. Al Ashr; 1-3

indahnya ukhuwah Islamiyah

Dari firman Allah SWT serta hadits Rosululloh Muhammad Saw di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap manusia yang terus “bertambah umurnya” akan merugi kecuali orang yang meiliki kemampuan memanfaatkan waktu untuk 4 perkara:

Menguatkan keimanan atas kebenaran, berusaha menjadikan perbuatannya sebagai amal solih, mendakwahkan kebenaran dan sekaligus menjadi contoh, serta terus melatih kesabaran untuk menegakkan kebenaran.

Wallohu’alam..

Sahabat-sahabat ku yang dimuliakan Allah SWT semoga dengan semakin “bertambahnya umur” kita, kita dapat melejitkan potensi dan prestasi yang ada pada diri kita masing-masing.

Jazakumullohukhoironkatsiroon, syukron atas penghargaan yang sahabat-sahabat berikan kepada ane (saya), semoga apa yang menjadi impian, cita-cita dan doa yang kita mintakan kepada Allah SWT diijabah Nya.

Aa Gym dalam Artikel Alghifari..

2 Tanggapan to “MENGISI SISA UMUR AGAR BAROKAH DI SISI ALLAH SWT”

  1. syahrir Says:

    as… bisa di jlaskan mendakwakan kbenaran yg bgaimana? alx bny ak orang yg bisa ngomong ini benar ini salah tetapi msih di kerjkan pda dirinya..apakah orang yg seperti itu bisa d ktakan munafik krna lain yg d ucapkan lain yg d implementasikansx??.. mkasih…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: